Yang Dilakukan Persip Kediri Jelang Komptesi Liga

Yang Dilakukan Persip Kediri Jelang Komptesi Liga
Yang Dilakukan Persip Kediri Jelang Komptesi Liga

Yang Dilakukan Persip Kediri Jelang Komptesi Liga

Persik Kediri terus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi liga mendatang. Seleksi pemain pun dilakukan.

Proses seleksi untuk skuat ‘Macan Putih’ itu secara khusus dilakukan untuk menyaring pemain-pemain setempat yang berasal dari daerah sekitar Kediri.

Manajer Persik Kediri Anang Kurniawan, yang melihat langsung jalannya seleksi pemain bersama Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, mengaku sangat senang dan bangga.

Menurut dia, adanya seleksi pemain secara terbuka dan diikuti oleh pemain usia muda dari Sekolah Sepak Bola (SSB) dan klub lokal Kediri membuktikan semangat baru dari warga Kediri akan kebangkitan Persik.

“Sebenarnya kemarin hanya pemberitahuan saja ke klub dan SSB, tapi animo dan peminat membludak. Yang jelas ini pemain muda dan kualitas dan performanya tak kalah dengan pemain pro dan cukup membanggakan” ucap Anang, Rabu (25/01/17).

Seleksi berlangsung di Stadion Brawijaya, Kota Kediri. Seleksi dipimpin langsung oleh Pelatih Kepala Persik Dwi Priyo Utomo, Asisten Pelatih Bejo Sugiantoro, pelatih kiper Wahyudi dan Edo Rahmad, dan pelatih fisik. Rencananya seleksi berlangsung selama 3 hari hingga Jumat, (27/1).

Selain dilihat dari segi kemampuan bermain sepakbola dengan sistem trial di Stadion Brawijaya, dalam seleksi ini para pemain juga bakal diuji fisik, ketahanan, kekuatan, dan juga kelincahan melalui tes menggunakan peralatan olahraga di Kampus Universitas Nusantara PGRI Kediri.

“Yang dibutuhkan dalam skuat Persik ini sebanyak 26 pemain. Itu artinya, dalam seleksi ini ada pemain yang bakal gugur. Lolos dan tidaknya pemain seleksi akan diumumkan, pada Sabtu mendatang,” Ucap Dwi Priyo Utomo.

Dalam seleksi pemain ini, Persik dituntut benar-benar cermat dalam memilih pemain yang bakal dibeli menyusul rencana PSSI yang mengharuskan setiap klub untuk memprioritaskan pemain berusia muda.

Di divisi utama, atau yang kini akan disebut Liga 2, klub-klub hanya boleh menggunakan lima pemain yang usianya di atas 25 tahun. Kompetisi yang diikuti Persik itu rencananya kick-off pada Maret mendatang. Ada 60 klub yang menjadi peserta ajang kompetisi kasta dua di Indonesia tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *