Tak Hanya Jadi Pelatih Timnas, Milla Juga Menjadi ‘Guru’

Tak Hanya Jadi Pelatih Timnas, Milla Juga Menjadi 'Guru'
Tak Hanya Jadi Pelatih Timnas, Milla Juga Menjadi 'Guru'

Tak Hanya Jadi Pelatih Timnas, Milla Juga Menjadi ‘Guru’

Tak cuma jadi pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla juga punya tugas menjadi “guru” untuk para calon pelatih yang sedang mengambil sertifikasi C AFC.

Hal itu dilakukan Milla di sela-sela kesibukannya melatih timnas U-22 yang dipersiapkan untuk mengikuti SEA Games mendatang. Saat ini timnas U-22 memang sedang melakukan pemusatan latihan.

Milla memberikan materi dan berbagi ilmu kepelatihan kepada para pelatih tersebut di National Youth Training Centre (NYTC) Sawangan, Depok, Jumat (24/2) siang.

Seperti diketahui, kursus ini dimulai dari tanggal 20 Februari hingga 4 Maret mendatang dan diikuti 24 pelatih. Emral Abus jadi instruktur pelatihnya.

Milla mengatakan setiap pelatih seharusnya memulai kariernya dengan menangani grassroot (level usia muda) seperti yang ia lakukan di Spanyol. Ia membeberkan ketika Johan Cruyff datang tahun 1988-1989, Spanyol belum punya gaya permainan.

“Enam tahun bermain di Barcelona, saya beruntung karena dilatih Cruyff, dan diajari nilai nilai serta filosofi yang beliau ajarkan. Ketika beliau latihan, ketika dia kasih instruksi dia langsung directly person to person. Bisa dilihat Barcelona sekarang bermain indah karena itulah yang diajarkan kepada saya, Pep, Enrique, Rijkaard sejak era Cryuff,” kata Milla di hadapan para pelatih.

“Indonesia punya pemain dengan teknik yang sangat bagus, dengan dukungan pemerintah dan federasi, saya yakin negara ini bisa berprestasi. Tiga hari saya melatih Timnas Indonesia, saya sudah mendapati pemain-pemain yang bagus secara teknik dan skill individu,” tambahnya

Sementara itu, salah satu pelatih yang mengikuti kursus, Gusnaedi Adang mengatakan para peserta kursus merasa beruntung dengan kedatangan Milla.

“Wawasan kami semakin terbuka dan mendapat tambah ilmu dari Luis Milla. Baru kali ini pelatih kepala Timnas memberikan materi dan ilmu tentang kepelatihan di saat kursus yang diadakan PSSI,” kata Gusnaedi.

“Saya melihat ada harapan yang besar dari federasi dengan datangnya Luis Milla di kursus kali ini. Presentasi dari dia hari ini luar biasa. Ia sangat disiplin, komitmen dan detail dalam memberikan materi tadi. Ini sangat bermanfaat bagi kami,” beber Supriyono yang juga peserta kursus lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *